- Loading...
Dikejar-kejar Uang
Seorang anak muda datang ke mentornya dan bertanya;
Anak muda; mentor, bisakah mentor berikan satu rahasia bisnis penting dan mendasar untuk bisa jadi pegangan saya sebelum saya memulai bisnis pertama dan mencegah bisnis pertama saya gagal seperti terjadi pada banyak orang.
Mentor; Alkitab memberikan satu prinsip sederhana yang sangat penting untuk bisa kamu jadikan pegangan sebagai pemula bisnis yaitu;
Anak muda; Mentor , kalau cuma prinsip yang itu sih, saya juga sudah dengar dari sejak kecil…itu sih sudah bukan rahasia lagi untuk saya…yang coba saya cari adalah yang orang lain nggak ba-nyak yang tahu….
Mentor; Kamu pernah baca buku komik bela diri judulnya kenji nggak?
Anak muda; ada-ada aja nih mentor, aku sih sudah baca hampir semua komik-komik bagus, termasuk kenji, memangnya ada pelajaran bisnis apa dari sana ?
Mentor; dalam ilmu beladiri, misalnya pukulan-pukulan rahasia yang mengandung tenaga berlipat ganda dengan daya hancur yang luar biasa bukanlah jenis pukulan yang kelihatan luar biasa atau suatu jenis pukulan dengan mengerahkan tenaga yang melampaui kekuatan orang biasa atau bahkan suatu jenis pukulan yang aneh-aneh dan tidak diketahui oleh orang lain.
Dalam kungfu, seorang anak kecil pun bisa memukul sebuah pukulan yang luar biasa dibanding dengan orang dewasa dan jauh lebih besar badannya bukan karena dia lebih kuat, melainkan karena mengerti dan memahami lebih baik apa yang dimaksud pukulan luarbiasa.
Pukulan luar biasa secara bentuk tidak ada bedanya sama sekali dengan pukulan biasa. Tetapi pengetahuan dan pemahamanlah yang berbeda yang membuat sebuah pukulan biasa menjadi luar biasa. Sangat sederhana bukan?
Atau contoh lain, ingat khan waktu kita sama sama nonton film kungfu panda? Di film itu ada bagian yang memperlihatkan bahwa kertas jurus rahasia yang tadinya disembunyikan mati-matian oleh sang guru dan berisi pengetahuan tertinggi dalam ilmu kungfu di film itu ternyata hanyalah sebuah kertas gulu-ngan yang sama sekali kosong. Sang panda akhirnya bisa menjadi master kungfu tertinggi di film itu me-ngalahkan sang musuh hanya karena akhirnya dia memahami lebih baik.
Nah sama seperti prinsip diatas, mungkin saja kamu sudah sering dengar, bahkan sejak kecil nggak asing dengan prinsip ini, hanya saja pertanyaannya, sudahkah kamu memahami prinsip ini dengan benar-benar baik terutama dalam kaitannya dengan bisnis mula- mula kamu? Saya beritahu, saya bertemu dengan begitu banyak teman-teman yang bisnisnya gagal berantakan dan juga pada saat yang sama tidak asing dengan prinsip diatas, lalu kenapa mereka bisa gagal? Salah satu alasan penjelasnya adalah, mereka tidak memahami prinsip ini dengan benar. Atau kalau mereka pun memahami, mereka tidak benar-benar mengeksekusi prinsip penting ini dengan sungguh sungguh.
Anak muda; Ok mentor, mari asumsikan prinsip ini benar-benar penting ke bisnis, tolong beritahu saya bagaimana penjabaran prinsip yang hampir semua orang termasuk saya pikir hanyalah merupakan sebuah prinsip rohani menjadi sebuah prinsip bisnis yang sama pentingnya.
Mentor; Saya ulang lagi prinsipnya; Kalau kamu ingin diberkati, mulailah memberkati terlebih dahulu. Kalau kamu ingin diberkati secara melimpah-limpah, maka berkatilah orang lain terlebih dahulu secara melimpah-limpah.
Sebelum kamu memulai bisnis, ada baiknya kamu mengidentifikasika dan terlebih dahulu bagaimana cara kamu dan dibidang apa kamu akan memberkati orang yang akan berhubungan de-ngan kamu. Mari kita persempit pembicaraan ini dengan bicara pelanggan.
Sebagai contoh;
Kamu bisa dan seharusnya memberkati keuangannya pelanggan kamu dengan cara menjual barang atau jasa lebih murah dari pesaing-pesaing kamu, walau untuk itu berarti kamu harus bekerja lebih keras, mengefisienkan operasi kamu dan mengefektifkan gerakan-ge-rakan organisasi kamu.
Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan-pelanggan kamu dengan menjamin kedamaian berpikir mereka yaitu dengan cara memberikan barang atau jasa di kualitasnya yang tertinggi bukan dengan kualitas sembarangan/ murahan. Juga dengan memberikan jaminan (garansi) lebih lama dan lebih baik dari pesaing-pesaing kamu.
Walau mungkin untuk bisa menciptakan situasi ini berarti kamu harus lebih bersusah payah dalam menjalankan bisnis kamu karena kamu harus extra teliti, dan ekstra kerja, tetapi bila itu memang akhirnya akan bisa memberkati pelanggan-pelanggan kamu dalam hal kedamaian cara berpikir, maka selayaknya lah kamu kerjakan hal ini.
Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan-pelanggan kamu di kenyamanan dan kepuasan dalam bertransaksi dengan cara memastikan bahwa berhubungan bisnis dengan kamu dan organisasi kamu bukan sekedar mendapatkan harga murah dan kualitas terbaik tetapi juga hubungan yang erat layaknya seorang sahabat dan ketulusan dalam pelayanan disemua aspeknya.
Walau untuk ini berarti kamu harus extra hati-hati dalam merekrut dan mempekerjakan orang yang tepat serta membimbing para pegawai kamu de-ngan persiapan yang jauh lebih makan waktu dan biaya, tetapi bila niat kamu untuk bisa memberkati pelanggan kamu tercapai, maka sebaiknyalah kamu juga lakukan hal ini.
Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan kamu agar mereka mendapatkan pengalaman bertransaksi yang tidak akan terlupakan mungkin de-ngan cara memberikan kejutan-kejutan kecil menyenangkan seperti memberikan bonus bonus / hadiah-hadiah kecil yang tidak terduga dan sifatnya kejutan. Walau mungkin hal ini akan memakan biaya lebih banyak dari pada tidak memberikan bonus/hadiah, tapi bila ini bisa membuat kamu bisa mencapai tujuan kamu,maka sebaiknyalah kamu lakukan ini. Dan seterusnya…. Ingat lagi ;
Kalau kamu ingin diberkati secara melimpah-limpah, maka berkatilah orang lain terlebih dahulu secara melimpah-limpah. Jadi kalau kamu cuma mau memberkati pelanggan kamu di 4 area diatas, hasil akhirnya akan beda bila kamu memutuskan untuk memberkati pelanggan kamu di 15 area yang berbeda beda.
Anak muda; Saya mengerti dan jelas sekali bahwa konsep ini sangat bagus dan berguna mencegah kegagalan dalam bisnis mula mula saya, hanya saja ada satu hal yang menggantung dalam benak saya. Tidakkah konsep ini sama persis dengan konsep differentiate ala hermawan kertawijaya atau jack trout yang sudah dipublikasikan secara agresif? Dimana kita memang harus memiliki keunggulan dibanding pesaing untuk bisa tetap hidup dalam persaingan keras.
Mentor; apa yang alkitab coba ajarkan punya perbedaan dengan hal itu, walau kelihatan mirip. Ini bukan sekedar permainan bahasa. Pemahamannya beda jauh. Didalam konsep memberkati, uang bukanlah tujuan utamanya. Uang hanya merupakan sebuah bonus menyenangkan. Tujuan utama adalah pelayanan terhadap sesama.
Didalam pelayanan terhadap sesama berdasarkan alkitab, motif bukan lagi sekedar hanya untuk menjadi kaya tetapi lebih ke melayani sesama karena kita ingin melayani Tuhan. Dan kalau nanti kamu bisa kaya karena mempraktekkan hal ini, maka itu adalah bonus.
Mereka yang memberikan harga murah karena sekedar ingin punya keunggulan bisnis terhadap pesaingnya berbeda makna dan berbeda esensi dengan mereka yang memberikan harga murah karena ingin melayani sesama dan ingin memberkati pelanggannya serta karena dilandasi motif melayani Tuhan.
Ini seperti ilustrasi diatas, yaitu pukulan. Pukulan biasa dan pukulan luar biasa secara sederhana kelihatan sama saja bentuknya, tetapi karena pemahamannya beda maka menghasilkan efek yang berbeda. Apa yang orang sekuler se-perti jack trout tuliskan dalam bukunya yang berjudul “differentiate or die” itu hanya cara dalam mengejar uang. Tetapi apa yang alkitab ajarkan melalui prinsip-prinsipnya adalah bagaimana cara agar yang uang yang justru mengejar-ngejar kamu. Masa lupa sih sama kotbah minggu lalu nya om jonathan pattiasina soal ini?
Anak muda; sebentar sebentar mentor, saya masih nggak bisa menangkap 100% bagaimana beda jelasnya dari satu tindakan yang sama tetapi beda motif dan pemahaman sehingga bisa end up dengan hasil akhir yang berbeda yaitu mengejar uang dan dikejar uang……
Mentor; Balik ke masalah pukulan bela diri.
Nggak mungkin memang bisa 100% mengerti pukulan biasa dan pukulan luar biasa tanpa mencoba kedua dua nya terlebih dahulu dan hanya sekedar bermodalkan pemahaman semata…
Atau contoh lain, kamu khan sekarang kerja part time sebagai pelayan restaurant. Nah bila kamu mengerjakan se-suatu extra di luar job description kamu demi menyenangkan boss akan berbeda hasil akhirnya bila kamu mengerjakan hal-hal extra demi pelayanan sesama dan demi pelayanan kamu terhadap Tuhan.
Pelayanan demi hanya menyenangkan segelintir orang bisa munafik, tetapi pelayanan demi sesama dan demi Tuhan tidak bisa munafik. Dan percayalah, perbedaan hasil akhir-nya akan sangat jauh, seperti langit dan bumi. Sekali lagi saya ingatkan bahwa ada beda yang jauh antara mengejar uang dan dikejar uang, young man. Saran saya, mulai saja bisnis mula-mula kamu dan kita hanya bicara hal yang sama ini se-sudah kamu benar-benar menjalankan bisnis kamu, memperoleh cukup waktu untuk merenungkan kekayaan prinsip ini serta secara nyata sudah menguji kedua sisi dari `pukulan’ ini. Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam merintis jalan hidupnya.
![]() |
| Oleh ; (wishnu iriyanto) Majalah MASA DEPAN, Edisi 1 halaman 13 s/d 15 |
Pencari Kebenaran Yang Sungguh-Sungguh Ketika Raja mengunjungi pertapaan pertapaan guru Agung Zen
moreAlkisah Tentang Seorang Pemuda dan Perahu. Kenyataan dunia saat ini. Ketika melihat keadaan dunia
more