Banner
Banner
Banner
Print PDF

Pencari Kebenaran Yang Sungguh-Sungguh

Ketika Raja mengunjungi pertapaan pertapaan guru Agung Zen Lin Chi, Ia heran karena melihat lebih dari sepuluh ribu petapa tinggal bersama Guru Agung itu disana.

Karena raja ingin tahu berapa persis jumlah petapa disitu, ia pun bertanya,” Berapa banyakkah muridmu ?”

Lin Chi menjawab,” Empat atau paling banyak lima .”

(Dari buku; doa sang katak (2), oleh Anthony de Mello )
================================

Pada saat saya membaca beberapa artikel yang merujuk pada informasi bahwa Indonesia idealnya membutuhkan minimal 2% dari populasi untuk berprofesi sebagai pengusaha dalam rangka memakmurkan bangsa kita, saya langsung membayangkan ratusan ribu manusia Indonesia yang lulus setingkat sarjana ekonomi dari dalam maupun luar negeri setiap tahunnya.

Dan angka itu belum dikombinasi de-ngan jutaan sarjana lainnya yang sudah lulus lebih dulu dan sekarang aktif sebagai pekerja professional / semi professional.

Pertanyaan saya adalah, kalau hanya dibutuhkan 2% populasi untuk menjadi pengusaha, saya rasa bukannya kebutuhan ini bisa terjawab dengan mudah, mengingat begitu banyaknya ahli ekonomi yang saat ini ada di Indonesia ?

Oh, mungkin ada yang berpendapat, tapi khan nggak semua universitas di Indonesia bisa menghasilkan lulusan de-ngan mutu setingkat UI atau universitas Gajahmada.

Jawaban saya akan sederhana, coba perhatikan generasi-generasi pengusaha diatas kita (level orangtua saya dan anda) banyak yang hanyalah lulusan SMU jaman baheula bahkan banyak juga yang lebih rendah lagi kualifikasinya, tapi kenapa mereka bisa cukup sukses untuk jadi pengusaha hingga hari ini ?

Saya menawarkan jawaban sederhana atas masalah di atas. Sesederhana cerita diatas.

Mungkin saja ada jutaan lulusan ekonomi, atau lulusan jurusan lainnya, tapi pertanyaannya adalah: ”Berapa yang sungguh-sungguh bisa dikategorikan sebagai “pencari” kebenaran pengetahuan dunia usaha yang sesungguhnya ?”

Karena prinsip-nya sederhana;

“Anda dan saya hanya akan MENDA-PATKAN apa yang anda & saya sungguh- sungguh cari.”

Nah walaupun seseorang mungkin saja lulusan S1 atau bahkan S2 dalam bidang ekonomi luar negeri sekalipun, apakah ada jaminan bahwa dia akan jadi pe-ngusaha kelak bila dia hanya seperti yang digambarkan oleh ilustrasi diatas, tidak ubahnya seperti bagian dari kerumunan biasa yang mungkin secara jumlah kelihatan banyak, secara kasat mata kelihatan belajar ekonomi tetapi tidak tergolong sebagai “empat atau paling banyak lima” (frasa ini adalah ungkapan – bukan arti sesungguhnya) “pencari” yang oleh guru agung bisa digolongkan sebagai murid yang sesungguhnya (sejati).

Kalau ada yang bertanya pada saya, apakah ukuran dari seorang “pencari” yang sungguh-sungguh diukur dari nilai- nilainya yang tinggi, maka jawaban saya adalah TIDAK.

Ukurannya juga sangat sederhana, yaitu apakah seseorang selalu haus dan lapar akan kebenaran bisnis atau tidak, karena ada banyak orang yang sementara belajar di universitas bisnis bergengsi yang “makan & minum” (sebuah frasa, artinya belajar) secara rutin bukan karena dia “lapar & haus” tetapi karena system lah yang mengharuskan dia “makan & minum.”

Dan bahayanya, begitu dia keluar dari system yang mengharuskan dia “makan & minum” secara rutin, maka kebiasaan “makan dan minum” tersebut juga hilang bersamaan dengan kelulusannya.

Harapan saya, apapun sekolah & bidang kita, dimanapun lokasi sekolah kita, atau bahkan entah kita pernah sekolah atau tidak, kita adalah seorang murid dunia bisnis sejati dan merupakan “pencari” yang selalu lapar dan haus akan kebenaran-kebenaran dunia bisnis entah dalam system atau diluar system.

Semoga berguna

wishnu_iriyanto
Oleh ; (wishnu iriyanto)
Majalah MASA DEPAN, Edisi 1 halaman 22
Pencari Kebenaran Yang Sungguh-Sungguh

Pencari Kebenaran Yang Sungguh-Sungguh Ketika Raja mengunjungi pertapaan pertapaan guru Agung Zen

more
Hatiku telah mencapai gunung terlebih dahulu

Hatiku Telah Mencapai Gunung Terlebih Dahulu Seorang pengembara tua sedang dalam perjalanan menuj

more
You are here:   HomeArtikelMajalah Masa Depan 1Pencari Kebenaran

Sedikit dari ribuan kisah sukses kursus IELTS dan TOEFL kami

Banner
Banner
Banner
Novie Anita Wurarah (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Hera Wati (Kebon Jeruk)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Claudia Gunadi (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Donalthy Ch. Kaligis (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Clara Carolina (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Jeffry Christian (Muara Karang)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Wishnu Iriyanto (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads