Turn Desktop View Off
Print PDF

Pikiran Sebagai Aset Mahalnya Setiap Orang

Beberapa bulan lalu, saya sedang memimpin pelatihan dikantor saya di Indonesia. Saya me-mulai dengan pertanyaan sebagai berikut;

Apa yang anda lakukan bila se-seorang merusak asset anda yang anda anggap berharga, misalnya kendaraan (bisa motor ataupun mobil) anda ?

Saya mendapatkan jawaban dengan tingkat ektrimitas yang beragam, mulai dari mencegahnya mati-matian sampai ke rencana untuk membalas perbuatan tersebut dengan setimpal terhadap orang yang melakukannya bila itu memang benar-benar terjadi. Tetapi secara sederhana, jawaban mereka mempunya pola yang sama yaitu mereka tidak suka bila asset yang mereka anggap berharga dirusak orang lain.

Setelah mendapatkan cukup banyak jawaban yang mengarah pada kesimpulan di-atas, saya bertanya ke hal terpenting yang sejak awal sekali saya memang mau bahas yaitu; Kalau anda memang mencegah seseorang merusak asset berbentuk kendaraan yang anda miliki dan anda anggap berharga, kenapa anda tidak berusaha mencegah bila seseorang berusaha merusakkan salah satu asset paling berharga dalam hidupnya, yang tidak kelihatan tapi justru yang bernilai begitu tinggi, yaitu PIKIRAN ?

Ada yang bertanya, dengan cara apakah seseorang bisa merusakkan pikirannya ? Saya menjawab, dengan menerima dan menyimpan kata-kata negative yang dilontarkan orang lain. Misalnya; Kata-kata negative yang berkata bahwa kita bodoh, incompetent, tidak istimewa, bukan seorang yang memiliki peluang berhasil tinggi, dan seterusnya.

Saya ajarkan pada mereka bahwa PIKIRAN walau tidak terlihat, justru merupakan asset mahal yg harus dijaga. Dengan PIKIRAN yang tepat, mereka bisa mencapai apapun dalam kehidupan ini. Bahkan menjadi seorang KONGLOMERAT pun bukan mustahil bila pikiran kita memang dipergunakan seperti layaknya para konglomerat mempergunakan pikirannya sendiri bekerja. Dan dengan mengacu pada prinsip tersebut, pikiran yang dipergunakan secara salah juga bisa membawa kehidupan kita pada titik terendah yang tidak terbayangkan. Kuncinya hanya sederhana, bagaimana cara kita menggunakan pikiran kitalah yang menentukan bagaimana pencapaian dan akhir dari kehidupan kita.

Nah balik lagi ke topik awal, saya menekankan sekali betapa pentingnya kita menjaga pikiran kita tetap di jalur yang benar dan jangan biarkan orang lain melontarkan racun-racun berbentuk kata-kata negative yang pada akhirnya bisa mempengaruhi pikiran kita.

Memang seringkali tidak terhindarkan bahwa ada orang-orang yang karena beberapa alasan bisa saja melontarkan racun-racun pikiran, tetapi keputusan menyimpan racun tersebut atau membuangnya khan sepenuhnya keputusan kita sendiri.

Tapi sebetulnya, apabila kita masih bisa terpengaruh oleh kata-kata orang lain terhadap pikiran kita atau kita masih dalam posisi hidup berdasarkan kata-kata orang lain, ini sebetulnya menunjukkan kelemahan kita yang lain dan sangat essensial yaitu;

Kita masih belum mengenal diri kita sendiri dengan sempurna.

Seorang pejuang yang tidak mampu mengenali diri dan semua potensinya serta perlengkapan senjata yang dimilikinya dengan baik, pastilah bukanlah pejuang yang bagus. Apakah anda bisa bayangkan bila seseorang yang memiliki salah satu senjata serbu otomatis terbaik di dunia (misalnya M-16), tiba-tiba jadi tumpul dalam menggunakan senjata tersebut hanya karena ejekan berulang-ulang dari lawannya.

Konyol bukan ? Tetapi kenyatannya, itulah yang terjadi di banyak orang. Mereka gagal dalam maksimalkan potensi maupun kehebatan pikiran mereka ha-nya karena ejekan orang lain.

Di akhir kata, saya hanya mau bilang bahwa kita semua memiliki potensi hebat, luar biasa dan unik yang tidak dimiliki orang lain. Dan bila kita mengenali ini dengan baik, maka ejekan atau pujian sekalipun tidak akan mempengaruhi dari fungsi asset- asset kita untuk membawa kehidupan kita mencapai sebuah kebesaran hidup yang menakjubkan yang bahkan dimasa lalu tidak pernah berani kita mimpikan …

Semoga bermanfaat

wishnu_iriyanto
Oleh ; (wishnu iriyanto)
Majalah MASA DEPAN, Edisi 1 halaman 29
You are here:  

Sedikit dari ribuan kisah sukses kursus IELTS dan TOEFL kami

Novie Anita Wurarah (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Hera Wati (Kebon Jeruk)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Claudia Gunadi (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Donalthy Ch. Kaligis (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Clara Carolina (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Jeffry Christian (Muara Karang)
Easy download music file for free at Free Song Downloads
Wishnu Iriyanto (Kelapa Gading)
Easy download music file for free at Free Song Downloads