- Loading...
Pertanyaan yang Sering Diajukan
FUTURE educational consultancy adalah lembaga yang membantu proses pengurusan ke luar negeri. Kami telah membantu lebih dari 2500 siswa yang belajar di Australia, New Zealand, Canada, China, U.K, USA, Switzerland, Malaysia, Singapore. Dengan layanan “one stop FREE solution services” kami telah bekerja sama dengan ratusan lembaga di mancanegara, seperti Universitas, TAFE, Colleges/Community Colleges, Polytechnics, Foundation Studies and English Course.
PERTANYAAN Dokument apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan pendaftaran sekolah diluar negeri?
JAWABAN Passport halaman depan (biodata), Transkrip Nilai, Raport, Ijazah
PERTANYAAN Dokument apa saja yang termasuk standard kelengkapan pengurusan visa?
JAWABAN Passport halaman depan (biodata), Pas Photo, Akte Kelahiran, Kartu Keluarga, Akte Nikah, Transkrip Nilai, Raport, Ijazah, Surat Ganti Nama, Surat Referensi Bank, WNI, Attendance, Further Planning, Surat Referensi Kerja, IELTS
PERTANYAAN Apa itu passport?
JAWABAN International Identitas yang pengurusannya dikeluarkan oleh badan imigrasi negara asal.
PERTANYAAN Apa itu Surat Referensi Bank?
JAWABAN Surat yang dikeluarkan oleh bank yang berisikan pernyataan kebenaran rekening atas nama seseorang.
PERTANYAAN Apa yang dimaksud dengan WNI?
JAWABAN Warga Negara Indonesia (Akte WNI)
PERTANYAAN Apa yang dimaksud dengan Attendance?
JAWABAN Pada kasus tertentu, Attendance/absent sangat dibutuhkan (misalnya dalam pengurusan visa).
PERTANYAAN Apa yang dimaksud dengan Further Planning?
JAWABAN Rencana tujuan untuk sekolah keluar negeri dalam bentuk statement letter.
PERTANYAAN Apa yang dimaksud dengan Surat Referensi Kerja?
JAWABAN Surat yang dikeluarkan oleh perusahaan/organisasi dimana aplikan pernah bekerja sebelumnya untuk diperlukan dalam pengurusan visa.
PERTANYAAN Apa yang dimaksud dengan IELTS?
JAWABAN International English Languages Testing System, dibutuhkan untuk pendaftaran kesekolah yang mempunyai standard IELTS.
Sedikit dari ribuan kisah sukses kursus IELTS dan TOEFL kami